2 November 2025 - Ps. Paul Pitoy

Kota mempunyai dasar yang direncanakan dan dibangun oleh Allah

Ibrani 11:8-10 TB

  • 8: “Karena iman Abraham ltaat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
  • 9: Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.
  • 10: Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.”

Galatia 3:6-7 TB

  • 6: “Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

  • 7: Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.”

1 Petrus 2:11 TB

  • 11: “Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.”

1 Petrus 5:8 PTB2

  • 8: “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, And berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”

1 Petrus 1:3-7 PBTB2

  • 3: “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah membuat kita lahir kembali melalui kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada hidup yang penuh pengharapan,

  • 4: untuk menerima warisan yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan tidak dapat layu, yang tersipan di surga bagi kamu.

  • 5: Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah melalui imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah siap untuk dinyatakan pada zaman akhir.

  • 6: Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.

  • 7: Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya kelak.”

1 Petrus 2:9-12 OKKH

  • 9: “Namun, kalian adalah umat pilihan Allah, imam-imam Kerajaan-Nya, bangsa yang kudus dan milik Allah. Karena itu beritakanlah betapa luar biasa hati Allah yang membawa kalian keluar dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib.

  • 10: “Dahulu kalian bukan milik Allah, sekarang kalian terpilih menjadi milik-Nya. Dahulu kalian tidak dikasihi Allah, sekarang kalian menerima kasih Allah.”

  • 11: Teman-teman yang terkasih, kalian hanya orang asing dan perantau di dunia ini. Karena itu, jauhilah godaan hawa nafsu duniawi yang membuat jiwa kalian tidak taat kepada Allah.

  • 12: Hiduplah dengan baik di antara orang-orang yang tidak percaya kepada Allah, supaya sekalipun kalian difitnah sebagai orang jahat, mereka dapat melihat perbuatan kalian yang baik. Akibatnya, mereka akan menghormati Allah pada waktu Allah datang menghakimi dunia nanti.”

Wahyu 21:1-4, 8-11 TB

  • 1: “Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.

  • 2: Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

  • 3: Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: ”Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

  • 4: Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

  • 8: Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

  • 9: “Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: ”Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba.””

  • 10: Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

  • 11: Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.

Yohanes 8:44 TB

  • 44: “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”

Wahyu 21:1-3, 8-11, 27 OKKH

  • 1: “Kemudian, aku melihat langit dan bumi yang baru. Langit dan bumi yang lama sudah hilang, demikian juga laut.

  • 2: Aku juga melihat kota suci, yaitu Yerusalem Baru, turun dari surga dari Allah. Kota itu sangat indah, seperti pengantin perempuan yang sudah didandani untuk menyambut pengantin laki-laki pada hari pernikahannya.

  • 3: “Kemudian, aku mendengar suara nyaring dari takhta itu berkata, “Lihat! Sekarang tempat kediaman Allah ada di antara manusia. Dia akan tinggal bersama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya. Dia sendiri akan bersama mereka, menjadi Allah mereka. Dia akan menghapus semua air mata mereka. Tidak ada lagi kematian, kesedihan, tangisan, ataupun rasa sakit. Semua yang dahulu ada di dunia lama sekarang tidak ada lagi.”

  • 9: Kemudian, seorang malaikat datang kepadaku. Dia adalah salah satu dari ketujuh malaikat yang membawa tujuh mangkuk berisi tujuh malapetaka yang terakhir. Dia berkata, “Ayo! Aku akan menunjukkan kepadamu orang-orang yang sudah menjadi satu dengan Kristus untuk selama-lamanya. Mereka ibarat pengantin perempuan yang menjadi istri Sang Anak Domba.”

  • 10: Saat itu juga Roh Allah menguasai aku dan malaikat itu membawa aku ke sebuah gunung yang tinggi. Dia menunjukkan kepadaku Kota Yerusalem yang suci itu turun dari surga, dari Allah.

  • 11: Kota itu memancarkan cahaya kemuliaan Allah. Cahayanya berkilau-kilauan seperti permata yang indah dan mahal, seperti permata yaspis yang berkilau sebening kristal.

  • 27: Semua yang najis, orang bejat, dan penipu tidak boleh masuk ke dalam kota. Yang boleh masuk hanyalah orang-orang yang namanya tercatat dalam Buku Kehidupan Sang Anak Domba.”

Wahyu 22:10-15 OKKH

  • 10: “Kemudian, dia berkata lagi, “Jangan menunda-nunda memberitakan pesan-pesan Allah dalam kitab ini karena semua peristiwa itu akan segera terjadi.

  • 11: Biarlah orang jahat terus berbuat jahat dan orang yang berhati kotor terus berhati kotor. Sebaliknya, biarlah orang yang suka berbuat baik terus berbuat baik, dan orang yang hidup untuk Allah terus hidup untuk Allah.”

  • 12: “Dengar! Aku akan segera datang. Aku akan membawa segala pahala untuk membalas setiap orang sesuai dengan perbuatannya.

  • 13: Akulah Yang Awal dan Yang Akhir, yang memulai dan mengakhiri segala sesuatu.”

  • 14: Berbahagialah orang-orang yang membersihkan diri mereka dari dosa seperti, orang yang mencuci jubah mereka sampai bersih. Mereka akan diberi hak untuk memasuki kota itu melalui pintu-pintu gerbangnya dan memakan buah dari pohon yang memberi hidup selama-lamanya.

  • 15: Namun, ada orang-orang yang tidak boleh memasuki kota itu. Mereka adalah orang-orang jahat, tukang sihir, orang cabul, pembunuh, penyembah berhala, dan semua orang yang suka berbohong.”

Wahyu 22:14-15 PBTB2

  • 14: “Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.

  • 15: Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.”

Wahyu 19:7-9 TSI

  • 7: “Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai! Marilah kita memuliakan Allah karena hari pernikahan Sang Anak Domba sudah tiba! Pengantin perempuan-Nya sudah mempersiapkan diri.

  • 8: Kepada pengantin-Nya sudah diberikan jubah dari kain linen yang putih bersih dan mengkilap.” Pengantin perempuan-Nya adalah gambaran semua umat Allah yang dikuduskan melalui pengurbanan Kristus, dan linen putih bersih adalah lambang perbuatan-perbuatan benar yang dilakukan umat Allah.”

  • 9: “Kemudian malaikat yang menunjukkan semua hal itu menyuruh saya, “Tuliskanlah ini: Sungguh diberkati Allah semua orang yang diundang ke pesta pernikahan Anak Domba!” Lagi katanya kepada saya, “Itulah perkataan yang benar dari Allah!””

Adam pertama => Adam terakhir

1 Korintus 15:44-47 PBTB2

  • 44: “Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.

  • 45: Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang terakhir menjadi roh yang menghidupkan.

  • 46: Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.

  • 47: Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat alamiah, manusia kedua berasal dari surga.”

Kejadian 2:18;22 TB

  • 18: “Tuhan Allah berfirman: ”Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

  • 22: “Dan dari rusuk yang diambil Tuhan Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.”

Matius 16:18 BIMK

  • 18: “Sebab itu ketahuilah, engkau adalah Petrus, batu yang kuat. Dan di atas alas batu inilah Aku akan membangun gereja-Ku, yang tidak dapat dikalahkan; sekalipun oleh maut!”

Yohanes 2:1-3, 11 TB

  • 1: “Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ.

  • 2: Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.

  • 3: Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: ”Mereka kehabisan anggur.”

  • 11: Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.”